Saturday, August 6, 2011

Di sebalik Ramadhan 6


Aku mentari
Tapi tak menghangatkan mu
Aku pelangi
Tak memberi warna dihidupmu
Aku sang bulan
Tak menerangi malammu
Akulah bintang
Yang hilang ditelan kegelapan

Selalu itu yang kau ucapkan padaku

Sebagai kekasih yang tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba mengalah
Menahan setiap amarah

Sebagai kekasih yang tak dianggap

Aku hanya bisa mencoba bersabar
Ku yakin kau kan berubah


Moral Ramadhan 6 : Kadang kita pada mata orang lain adalah insan sempurna. Tapi, pada sudut lainnya, kita ini tak lebih, hanya bukan sesiapa. Moga di mata-Nya, aku hamba yang taat setia. Amin.



+ _ + terima kasih sudi baca entri aku. sila komen dan jemput datang lagi. + _ +

13 comments:

Tukang Karut said...

mata orang... semua nya sempurna... diri yang kena... yang mengetahui...

Abang Stalker said...

sdp kn lagu tu? :)


semoga ramadhan izfa tahun ni diberkati.gn kn masa yg ada utk mengumpul pahala.


slmt berbuka,ieza. :)

Syazwan Che Deraman said...

kertas - kekasih yang tak dianggap?

Wanie said...

lagu feveret suatu ketika dulu..

kekasih yg tak dianggap..huhu..tengah sedih lagi ye..

muhamad hanif said...

wahhh,

lirik ni mcm familiar lah..


Errr,

.m y z. said...

lagu kekasih tak dianggap. hehe.

aminnn... sama-sama lah kita cari redhaNya lagi2 bulan puasa ni kan :)

Miz Novexx said...

pandainya.... ni sajak ek??? syahdu laa

Khuzrin Kamarudin said...

Kiamkan tangan biarkan diam, Semoga hati sucinya tersergam.... :)


Cinta Si Penjual Kebab

iKhRam said...

kita tetap hambanya.. yang hidup disebalik ketentuanNya.

alif haris said...

kekasih tak dianggap ..hoho

Tea Dno said...

lama dah tak dengar lagu ni. huhu.

btw, chill la izfa. :)

Kapten Atok said...

lagu seorang yg bercinta tp belum declare

iPai said...

setiap orang ada kelebihan dan kelemahanya kan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...